Teknologi informasi dan multimedia bidang otomasi industri
PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI
Untuk mengetahui pengertian teknologi
informasi terlebih dahulu harus dipahami pengertian dari teknologi dan
informasi itu sendiri. Berikut ini pengertian teknologi dan informasi:
Teknologi adalah
pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong
manusia menyelesaikan masalahnya.
Informasi adalah hasil
pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang
mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya.
Teknologi informasi
(information technology) biasa disebut TI, IT, atau infotech. Pengertian
teknologi informasi menurut beberapa ahli teknologi informasi:
1) Haag dan Keen (1996)
Teknologi informasi
adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan
melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
2) Martin (1999)
Teknologi informasi
tidak hanya terbatas pada teknologi komputer ( perangkat keras dan perangkat
lunak ) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga
mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
3) Williams dan Sawyer
(2003)
Teknologi informasi
adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur
komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Dari berbagai definisi
di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi baik secara implisit maupun
eksplisit tidak sekedar berupa teknologi komputer, tetapi juga mencakup
teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain, yang disebut teknologi informasi
adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.
Penjelasan atas dua
teknologi yang mendasari teknologi informasi adalah sebagai berikut :
1.Teknologi Komputer
Teknologi komputer
dalah teknologi yang berhubungan dengan komputer, termasuk peralatan-peralatan yang berhubungan dengan
komputer seperti printer, pembaca sidik jari, dan bahkan CD-ROM. komputer
adalah mesin serba guna yang dapat dicontrol oleh program, digunakan untuk
mengolah data menjadi informasi. Program adalah deretan intruksi yang digunakan
untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai
yang dikehendaki pembuatnya. Data adalah bahan mentah bagi komputer yang dapat
berupa angka maupun gambar, sedangkan informasi adalah bentuk data yang telah
diolah sehingga dapat menjadi bahan yang berguna untuk mengambil keputusan.
Data komputer sebagai
pemroses informasi program.
2. Teknologi Komunikasi
Teknologi
telekomunikasi atau biasa juga disebut teknologi komunikasi adalah teknologi
yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Termasuk dalam kategori ini
adalah telepon, radio, dan televisi.
Pengertian Teknik Mesin
Teknik Mesin
(Mechanical Engineering) adalah cabang ilmu rekayasa (engineering) yang
mengaplikasikan prinsip fisika untuk analisis, desain, pengembangan, pembuatan,
operasi serta pemeliharaan perangkat dan komponen mekanikal. Umumnya banyak
orang menganggap bidang teknik mesin hanyalah terbatas dengan hal-hal berkaitan
dengan mesin (machine/engine), sehingga tidak jarang teknik mesin sering
dianalogikan dengan bidang otomotif. Sesungguhnya mesin dan otomotif tersebut
hanyalah bagian kecil dari bidang teknik mesin yang merupakan cabang ilmu
rekayasa yang paling luas cakupannya. Beberapa bidang yang termasuk dalam
cakupan teknik mesin antara lain analisis struktur, kinematika, dinamika,
termodinamika, perpindahan kalor, teknik material, konversi energi, teknik
pendingin, mekanika fluida, metrologi, otomasi industri, mekatronika, robotika,
serta manufaktur.
Berikut adalah
penjelasan singkat tentang bidang-bidang yang terdapat pada Teknik Mesin :
1.Analisis struktur :
membahas tentang kemampuan suatu struktur/konstruksi dalam menahan beban.
2. Kinematika :
membahas tentang analisis gerak tanpa memperhitungkan gaya penyebabnya.
3. Dinamika : membahas
tentang analisis gerak dengan memperhitungkan gaya penyebabnya.
4. Termodinamika :
membahas tentang energi dan perubahannya.
5. Perpindahan kalor :
membahas tentang perpindahan energi berupa panas/kalor.
6. Teknik Material :
membahas sifat material dan proses pembuatannya.
7. Mesin konversi
energi : membahas siklus-siklus yang digunakan untuk menghasilkan kerja.
8. Teknik pendingin :
membahas sistem yang digunakan untuk mendinginkan zat serta sistem pengkondisi
udara.
9. Mekanika fluida :
membahas analisis fluda dalam keadaan statis (diam) maupun dinamis (bergerak).
10. Aerodinamika : bagian dari mekanika fluida
yang mambahas aliran gas di seputar benda padat.
11. Hidrodinamika : bagian dari mekanika fluida
yang membahas aliran zat cair di seputar benda padat.
12. Metrologi : membahas tentang metode dan alat
ukut geometri (bentuk).
13. Otomasi industri : membahas alat dan metode
otomatis yang digunakan di industry.
14. Mekatronika : membahas tentang sistem kendali
mekanik menggunakan computer.
15. Manufaktur : adalah bidang ilmu rekayasa yang
mempelajari proses pembuatan produk, mulai dari proses perancangan, proses
produksi hingga proses kontrol kualitas.
Karena bidang cakupan
yang luas, maka bidang teknik mesin juga bersinggungan dengan cabang ilmu
lainnya, khususnya rekayasa. Berikut ini adalah beberapa contoh bidang yang
bersinggungan dengan teknik mesin adalah sebagai berikut :
1. Teknik Sipil :
kekuatan struktur/konstruksi dan mekanika fluida. Perbedaannya pada bidang
Teknik Mesin struktur yang dibahas tidak hanya yang bersifat statis, namun juga
yang dinamis. Pada mekanika fluida di Teknik Sipil umumnya lebih terkonsentrasi
pada saluran terbuka, sedangkan pada bidang Teknik Mesin selain saluran terbuka
juga dipelajari untuk saluran tertutup.
2. Arsitektur : akustik
ruang, sistem pengkondisian udara
3. Teknik Kimia :
peralatan industri proses seperti pompa, kompresor, turbin, penukar kalor. Pada
Teknik Kimia dibahas mengenai prosesnya, sedangkan orang teknik mesin bertugas
merancang peralatan tersebut.
4. Teknik Industri :
bidang manufaktur.
5. Teknik Informatika :
pemrograman untuk komputasi (perhitungan) dan untuk sistem kendali mekanik
berbasis computer.
6. Teknik Elektro : bidang mekatronika dan
sistem otomasi pada industry.
7. Kedokteran Umum :
perancangan dan pembuatan material pengganti anggota tubuh, seperti tulang dan
otot.
8. Kedokteran Gigi :
saling terkait pada bidang material, misalnya yang digunakan sebagai penambal
gigi, kawat gigi, dan gigi palsu.
Kesimpulan :
Penerapan Teknologi
Informasi dalam bidang teknik mesin berarti suatu proses penggabungan antara
Teknologi dan Informasi yang mencakup segala bidang teknik mesin (rekayasa)
untuk mempermudah mencari dan memberikan informasi dalam suatu teknologi.
DEFINISI MULTIMEDIA
Multimedia adalah
penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar,
animasi, audiodan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga
pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari dunia
informatika, multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk membuat
website.
Multimedia dimanfaatkan
juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia
digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara
sendiri-sendiri atau otodidak. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai
media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi
danpelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia
hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam,
teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra
pendengaran (suara) dan juga berupa ( berwujud). Dalam perkembangannya
multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra
penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada
pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat
duduk penonton. Kinetik, dan film 3 dimensi membangkitkan senserealistis. Bau
mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau
melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator
dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima
harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin
reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur
menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari
internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan
feromon-feromon bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan
melainkan aroma.
KONSEP MULTIMEDIA
Konsep dari Multimedia
adalah menggabungkan berbagai macam media baik untuk tujuan pembelajaran maupun
bukan. Keragaman media ini meliputi teks, audio, animasi, video, bahkan
simulasi. Tay (2000) memberikan definisi multimedia sebagai : Kombinasi teks,
grafik, suara, animasi dan video. Bila dalam suatu aplikasi multimedia pemakai
/ pengguna multimedia diberikan suatu kemampuan untuk mengontrol elemen-elemen
yang ada, multimedia tersebut disebut dengan Interactive Multimedia. Dan
apabila dalam aplikasi multimedia tersebut disediakan struktur dari elemen
terhubung yang dapat dikendalikan oleh pemakai / pengguna, maka Interactive
Multimedia tersebut menjadi Hypermedia. Ketika media belajar disajikan dalam
bentuk audio yang dikemas analog dengan pita kaset, baik sebagai suplemen buku
materi pokok, maka media tersebut kita kenal dengan istilah media audio. Media
audio ini terpisah dengan buku teks, sehingga ada dua media, yang satu dengan
teks dan satu lagi media audio. Disinilah istilah ini sering dipadankan dengan
multi media, yaitu pemakaian lebih dari satu media dalam proses pembelajaran.
Dam ketika media teks dikemas dengan webpage lalu disisipi dengan file audio,
animasi, dan gambar diam pada halaman web tersebut maka konvergensi,
penggabungan antar empat elemen sudah terjadi maka padanan minimal multimedia
sudah identifikasi, sebagai bahan ajar yang multimedia, kata multimedia
disatukan dan tidak dipisahkan seperti mutli media.
PEMANFAATAN MULTIMEDIA
DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Manfaat multimedia di
dalam proses pembelajaran secara umum adalah dapat menciptakan suasana
interaktif pada siswa, meningkatkan kualitas belajar, meningkatkan daya tarik,
kemauan, imajinasi siswa pada mata pelajaran yang rumit, dan proses pemahaman
serta pendalaman materi menjadi lebih cepat dan efektif.
Berikut adalah faktor-faktor
keunggulan multimedia sebagai alat pembelajaran :
Dapat menampilkan
secara visual baik dalam bentuk gambar atau animasi sebuah zat atau objek yang
sangat kecil dan tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang seperti bentuk
ion, molekul, mikro organisme, sel dan lain-lain.
Dapat menampilkan
secara visual dan audio dalam bentuk
animasi, gambar atau video sebuah objek yang besar dan jauh seperti
hewan buas, bentuk permukaan bumi (gunung, sungai dan lain-lain) dan benda luar
angkasa (planet,satelit).
Dapat menyajikan benda
atau peristiwa yang
kompleks, rumit dan
berlangsung cepat atau lambat,
seperti sistem tubuh
manusia, bekerjanya suatu
mesin, beredarnya planet Mars,
berkembangnya bunga dan lain-lain.
Dapat menyajikan bentuk
animasi dan simulasi dari benda atau
peristiwa yang berbahaya,
seperti bencana alam (gempa,
gunung berapi) dan peristiwa perang.
Dapat menyajikan
berbagai simulasi yang rumit dalam bidang ilmu pengetahuan dan bidang teknik
yang apabila disimulasikan ke dunia nyata cukup mahal.
MULTIMEDIA DALAM
PENGGUNAAN UMUMNYA
Setelah mengetahui
defenisi dari multimedia serta elemen-elemen multimedia yang ada, serta
aplikasi-aplikasi yang saat ini digunakan pada bidang kehidupan manusia, maka
dapat diketahui bahwa tujuan dari penggunaan multimedia adalah sebagai berikut
:
Multimedia dalam
penggunaannya dapat meningkatkan efektivitas dari penyampaian suatu informasi.
Penggunaan multimedia
dalam lingkungan dapat mendorong partisipasi, keterlibatan serta eksplorasi
pengguna tersebut.
Aplikasi multimedia
dapat meransang panca indera, karena dengan penggunaannya multimedia akan
meransang beberapa indera penting manusia, seperti : Penglihatan, pendengaran,
aksi maupun suara.
Multimedia memiliki
banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari dalam segala bidang, seperti bidang
pendidikan, bidang industri, bidang kesehatan dll. Baik untuk pekerjaan,
kegiatan di rumah, hiburan atau lain sebagainya. Beberapa contoh kegunaan
multimedia:
Bidang periklanan yang
efektif dan interaktif.
Bidang industri,
seperti dalam pembuatan prototype cara kerja mesin.
Bidang kesehatan,
seperti dalam penyuluhan dan himbauan kepada masyarakat.
Bidang pendidikan dalam
penyampaian bahan pengajaran secara interaktif dan dapat mempermudah
pembelajaran karena dididukung oleh berbagai aspek: suara, video, animasi,
teks, dan grafik.
Bidang jaringan dan
internet yang membantu dalam pembuatan website yang menarik, informatif, dan
interaktif, dan lain-lain.
PENGERTIAN OTOMASI INDUSTRI
Secara harfiah
pengertian otomasi adalah teknik untuk membuat perangkat, proses, atau sistem
berjalan secara otomatis, status pada saat dioperasikan secara otomatis,
mengendalikan operasi secara otomatis perangkat, proses, atau sistem dengan
alat mekanis atau elektronis yang menggantikan organ manusia untuk observsi,
usaha, dan pengambilan keputusan. Lawan dari otomasi adalah proses manual.
Sistem otomasi dapat
didefinisikan sebagai suatu tekhnologi yang berkaitan dengan aplikasi mekanik,
elektronik dan sistem yang berbasis komputer (komputer, PLC atau mikro).
Semuanya bergabung menjadi satu untuk memberikan fungsi terhadap manipulator
(mekanik) sehingga akan memiliki fungsi tertentu.
Ide dasar otomasi:
- Penggunaan elektrik dan/atau mekanik untuk menjalankan mesin/alat tertentu.
- Disertai “otak” yang mengendalikan mesin/alat tersebut.
- Agar produktivitas meningkat dan ongkos menurun.
Sejarah perkembangan
sistem otomasi bermula dari governor sentrifugal yang berfungsi untuk
mengontrol kecepatan mesin uap yang dibuat oleh james watt pada abad ke delapan
belas. Dengan semakin berkembangnya komputer maka peran-peran dari sistem
otomasi konvensional yang masih menggunkan peralatan-peralatan mekanik sederhana
sedikit demi sedikit memudar. Penggunaan komputer dalam suatu sistem otomasi
akan menjadi lebih praktis karena dalam sebuah komputer terdapat milliaran
komputasi dalam beberapa milli detik, ringkas karena sebuah PC memiliki ukuran
yang relatif kecil dan memberikan fungsi yang lebih baik daripada pengendali
mekanis.
1. Elemen dasar sistem
otomasi
Terdapat tiga elemen
dasar yang menjadi syarat mutlak bagi sistem otomasi, yaitu power, program of
instruction, kontrol sistem yang kesemuanya untuk mendukung proses dari sistem
otomasi tersebut.
a. Power
Power atau bisa
dikatakan sumber energi dari sistem otomasi berfungsi untuk menggerakan semua
komponen dari sistem otomasi. Sumber energi bisa menggunakan energi listrik,
baterai, ataupun Accu, semuanya tergantung dari tipe sistem otomasi itu
sendiri.
b. Program of
instruction
Proses kerja dari
sistem otomasi mutlak memerlukan sistem kontrol baik menggunakan mekanis,
elektronik ataupun komputer. Untuk program instruksi / perintah pada sistem
kontrol mekanis maupun rangkaian elektronik tidak menggunakan bahasa
pemrograman dalam arti sesungguhnya, karena sifatnya yang analog. Untuk sistem
kontrol yang menggunakan komputer dan keluarganya (PLC maupun mikrokontroler)
bahasa pemrograman merupakan hal yang wajib ada.
Bahasa pemrograman
seperti yang dilukiskan dalam gambar berikut akan memberikan perintah pada
manipulator dengan perantara driver sebagai penguat. Perintah seperti “out”,
“outport” ,”out32” sebenarnya hanya memberikan perintah untuk sekian millidetik
berupa arus pada manipulator yang kemudian akan diperkuat.
Translasi/kompilasi
bahasa (seperti Pascal, C, Basic, Fortran), memberi fasilitas pada programer
untuk mengimplementasikan program aplikasi. Daerah ini merupakan antarmuka
antara pengguna dengan sistem. Translator atau kompiler untuk bahasa
pemrograman tertentu akan mengubah statemen-statemen dari pemrogram menjadi
informasi yang dapat dimengerti oleh komputer.
Instruksi komputer
merupakan antarmuka antara perumusan perangkat lunak program aplikasi dan
perangkat keras komputer. Komputer menggunakan instruksi tersebut untuk
mendefinisikan urutan operasi yang akan dieksekusi. Penyajian Data membentuk
antarmuka antara program aplikasi dan komputer. Daerah irisan dari ketiga
lingkaran menyatakan sistem operasi. Sistem operasi ini yang akan
mengkoor-dinasi
interaksi program,
mengatur kerja dari perangkat lunak dan perangkat keras yang bervariasi, serta
operasi dari unit masukan/keluaran.
Komputer merupakan
salah satu produk teknologi tinggi yang dapat melakukan hampir semua pekerjaan
diberbagai disiplin ilmu, tetapi komputer hanya akan merupakan barang mati
tanpa adanya bahasa pemrograman untuk menggambarkan apa yang kita kerjakan,
sistem bilangan untuk mendukung komputasi, dan matematika untuk menggambarkan
prosedur komputasi yang kita kerjakan.
c. Sistem kontrol
Sistem kontrol
merupakan bagian penting dalam sistem otomasi. Apabila suatu sistem otomasi
dikatakan layaknya semua organ tubuh manusia seutuhnya maka sistem kontrol
merupakan bagian otak / pikiran, yang mengatur dari keseluruhan gerak tubuh.
Sistem kontrol dapat tersusun dari komputer, rangkaian elektronik sederhana,
peralatan mekanik. Hanya saja penggunaan rangkaian elektronik, perlatan meknik
mulai ditinggalkan dan lebih mengedepankan sistem kontrol dengan penggunaan
komputer dan keluarganya (PLC, mikrokontroller)
Sistem kontrol
sederhana dapat ditemukan dari berbagai macam peralatan yang kita jumpai,
diantaranya
- Setiap toilet
memiliki mekanisme kontrol untuk mengisi ulang tangki air dengan pengisian
sesuai dengan kapasitas dari tangki tersebut. Mekanisme sistem kontrol tersebut
menggunakan peralatan mekanis yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk
sistem otomasi.
- AC atau air
conditioner merupakan sistem otomasi yang menggunakan sistem kontrol
mikroelektronik atau yang sering disebut komputer sederhana.
- Robot assembly contoh
sistem otomasi yang menggunakan klntrol sistem komputer atau keluarganya. Sistem
control tersebut akan memberikan pengaturan pada gerakan-gerakan tertentu untuk
menyusun suatu peralatan pada industri.
G-Code
G-code
adalah suatu nama umum untuk bahasa program yang mengendalikan NC dan CNC
alat-alat bermesin. yang dikembangkan oleh Persekutuan Industr Elektronik pada
awal 1960, suatu revisi akhir disetujui pada Februari 1980 sebagai RS274D. Karena
tidak dilakukan pengembangan lebih lanjut , variasi alat-alat bermesin bentuk
wujud yang tak terukur, dan permintaan sedikit untuk interoperabilas, sedikit
alat-alat bermesin pengontrol ( CNCS) bertahan pada standard ini. Variasi dan
perluasan telah ditambahkan dengan bebas oleh pabrikan dan operator suatu
pengontrol spesifik harus sadar akan perbedaan dari tiap produk pabrikan.
Ketika
diperkenalkan, sistem ini terbatas di dalam bentuk wujud perkakas. Para ahli
mencoba untuk meminimasi berbagai kesulitan dengan melakukan standardisasi pada
suatu alat-alat bermesin pengontrol yang dibangun oleh Fanuc. Amat disayangkan,
Fanuc tidak tinggal konsisten dengan RS-274 atau standard sebelumnya, dan telah
menjadi lambat pada menambahkan corak baru dan memanfaatkan peningkatan di
dalam komputasi kuasa. Sebagai contoh, mereka mengubah G70/G71 ke G20/G21;
mereka menggunakan tanda kurung untuk komentar yang mana menyebabkan
kesukaran ketika mereka memperkenalkan perhitungan matematis sehingga penggunaan
tanda kurung bujur sangkar untuk kalkulasi makro; mereka sekarang mempunyai
nano teknologi yang baru-baru ini didalam 32-bit tetapi di dalam Fanuc
15MB kendali yang mereka memperkenalkan HPCC high-precision sekeliling
kendali yang mana menggunakan suatu 64-bit RISC instruksi yang dikurangi
menetapkan computer pengolah dan ini sekarang mempunyai suatu 500
penyangga/bantalan blok untuk memandang kemuka untuk bentuk yang benar
sekeliling dan surfacing program blok kecil dan 5-axis berlanjut machining.
Hal
ini juga digunakan untuk NURBS yang mampu bekerja lebih mudah dengan para
perancang industri dan sistem yang digunakan untuk mendisain
produk mainstream. NURB yang membangun industri dan diuraikan dengan
penggunaan suatu jerat/simpul dan suatu berat/beban perihal membengkokkan
berkas cahaya dan papan kaku.
Manfaat dari Otomasi
· Meningkatkan
produktivitas
· Keluaran
produk per jam yang lebih tinggi dapat di capai dengan otomasi, di bandingkan
operasi manual.
· Ongkos
tenaga kerja yang tinggi
· Upah
buruh selalu meningkat oleh karena itu, investasi tinggi dari
teknologi otomasi telah dapat di benarkan secara ekonomi untuk
mengganti operasi operasi manual
teknologi otomasi telah dapat di benarkan secara ekonomi untuk
mengganti operasi operasi manual
· Kekurangan
tenanga kerja
· Kecendrungan
di negara maju yangmengimportenaga kerja
· Meningkatkan
kualitas
· Selain
meningkatkan kecepatan produksi, otomasi juga meningkatkan
· konsistensi
dan kesesuiaan terhadap spesifikasi kualitas produk.
· Mengurangi
“manufacturing lead time”
· Otomasi
mengurangi waktu antara customer– order dan delivery-procuk
· Mengurangi
“in-process inventory”
· Otomasi
mengurangi waktu yang di habiskan sebuah benda kerja/produk
· di
dalam pabrik
Pemograman NC
• Sistem
Koordinat
• Media
penyimpanan program NC
• Kode
simbolik
• Format
masukan tape
• NC
words
Setiap gerak axis dilengkapi dengan sumber penggerak :
• Sumber
penggerak antara lain adalah motor DC, motor stepper, dan actuator hidrolik.
• Gerak relatif
antara tool dan benda kerja akan diatur oleh mekanisme gerakan
slides mesin perkakas.
• Gerakan utama
tiga axis akan selalu berpedoman pada sumbu x, y dan z.
Sistem Koordinat
Axis
Z
Pada
mesin dengan benda kerja berputar, seperti bubut, axis Z paralel dengan spindle,
dan gerak positif sesuai dengan arah tool menjauhi benda kerja.
Pada
mesin dengan tool yang berputar, seperti mesin milling atau boring, axis Z
paralel pada tool axis, dan gerak positif sesuai dengan arah tool menjauhi
benda kerja.
Pada
mesin press, planning atau shearing, axis Z tegak lurus tool set, dan gerak
positif akan menambah jarak antara tool dan benda kerja.
Axis
X
Pada mesin bubut, axis X adalah arah gerakan tool dan
gerak positif sesuai dengan arah tool menjauhi benda kerja.
Pada
mesin milling horizontal, axis X paralel dengan meja. Pada
mesin milling vertikal, axis X positif ke kanan.
Axis
Y
Axis
ke arah kiri pada standar sistem koordinat Cartesian.
Ada 4 jenis media penyimpanan program NC
1. Punched
card; data hanya bisa sebagai input ke MCU dengan tingkat kelajuan rendah
2. Punched
tape; pembacaan sebaris dalam waktu yang sama. Pembacaan dilakukan persetiap
blok.
3. Magnetic
tape; dipersiapkan mengunakan metoda berbasis komputertidak dapat editing pada
tape dan kemampuan terbatas.
4. Direct
communication link; transmisi data NC dengan melalui jaringan, MCU
digantikan dengan mikrokomputer, dapat memonitor beberapa mesin secara simultan.
Pergerakan
Hal-hal paling
mendasar mengisyaratkan untuk suatu pengontrol akan pindah;gerakkan alat-alat
bermesin sepanjang yang alur linier dari menunjuk yang lain. Beberapa alat-alat bermesin hanya dapat lakukan ini di
dalam XY, dan harus menerima perubahan di dalam Z secara terpisah. Beberapa
mempunyai dua kampak perputaran lebih lanjut untuk mengendalikan
orientasi dari tukang potong pakaian, dan dapat memindah gerakkan secara
serempak dengan XYZ gerakan. Yang belakangan ini 4, dan 5 mesin poros sudah
menjadi populer. 2 tambahan axies mempertimbangkan medium atau permukaan
pekerjaan untuk diputar di sekitar X dan Y.
Sebagai
contoh:
suatu 4-axis mesin dapat pindah;gerakkan alat memimpin di dalam XY dan
Z arah, dan juga berputar medium di sekitar X atau Y poros, serupa kepada suatu
lathe. Suatu atau B poros di dalam kebanyakan cases.All gerakan dapat dibangun
dari gerakan linier jika mereka adalah pendek/singkat dan di sana adalah cukup
di antara mereka.
Tetapi
kebanyakan pengontrol dapat menyisipkan busur lingkaran horisontal di dalam
XY.Pada masa sekarang, beberapa pengontrol sudah menerapkan kemampuan untuk
mengikuti suatu aturan ( NURBS) kurva, tetapi usaha ini telah dialami
keragu-raguan, tidak sama dengan busur lingkaran, definisi mereka tidaklah
alami dan adalah terlalu dipersulit untuk dikerjakan dengan tangan, dan perangkat
lunak kaleng telah menghasilkan manapun gerakan yang menggunakan banyak segmen
linier pendek/singkat.
Perubahan Alat
Mula-mula akan
ada suatu G-Code instruksi memerintahkan alat-alat bermesin untuk stop
sedemikian sehingga operator manusia bisa memindahkan alat pemotong dan
memasukkan/menyisipkan yang baru. Alat-Alat bermesin zaman ini mempunyai suatu
sistem kerja yang berbeda . Yang mana mereka
dapat bekerja secara pneumatik, hidrolik, dan secara elektromekanik.
Computer Numerical Control
Bagian-bagian
dasar program NC/CNC dapat diidentifikasi Fungsi pada bagian-bagian tersebut
dalam operasi pengontrol mesin NC/CNC dapat dijelaskan. Mengoperasikan
permesinan dilakukan dipabrik pada ketentuan produk atau bagian yang dapat
diidentifikasi Mengetik yang sesuai pada mesin NC/CNC untuk melakukan operasi
permesinan dapat diidentifikasi Pengoperasian permesinan dikontrol dengan
catatan program yang dapat diidentifikasikan Bagian-bagian peralatan diikut
sertakan ketika memproduksi produk atau bagian yang diidentifikasi Urutan
pengoperasia permesinan dapat diidentifikasi Alasan untuk pemilihan alat dan
urutan pengoperasian dapat dijelaskan.
Titik nol pada
mesin NC/CNC dapat diidentifikasikan. Siklus dan sub-rute didekatkan dalam
ketelitian mesin NC/CNC yang dapat diidentifikasikan. Penggunaan tiap-tiap
siklus dan sub-rute yang dipakai dapat ditentukan. Dimana kesesuaian siklus dan
/atau sub rute yang digunkan di program NC/CNC dapat diidentifikasi. Alasan
untuk memilih siklus dan/atau sub rute dapat dijelaskan. Kode standar digunakan
dalam catatan program NC/CNC yang dapat diidentifikasi
Struktur Robot dan
pemrogramannya
Robot industri
pada umumnya terdiri dari :
sebuah
bangunan besar dan kokoh dengan beberapa lengan yang keluar
lengannya
terdiri dari : penjepit, sensor, peralatan pada ujung lengan dan dapat
digerakkan dengan leluasa
Struktur robot
menurut bagian-bagiannya :
Manipulator
Merupakan basis,
diletakkan diatas jalur, gerakan terbatas
Pengendali
Terdiri dari
komputer, antar muka (interface), software
Sumber daya
Pneumatik, hidrolik dan listrik. Robot bertenaga listrik umumnya dianggap
terkuat, sedangkan dengan tenaga pneumatik dianggap terlemah
Peralatan
ujung
Terdiri dari
penjepit, penyemprot, las, dsb.
Sensor :
Pengukur
perubahan keadaan robot (posisi robot)
Arsitektur robot
:
1. kartesian
(cartesian)
2. silidris
(cylindrical)
3. bertautan
(jointed/rotary )
4. sferis
(spherical)
kartesian dan silidris memiliki
tingkat ketelitian yang tinggi akan tetapi ruang gerak terbatas oleh jangkauan
lengannya
Aplikasi Robot
Penggunaan robot di industri berbeda –
beda. robot mengambil alih sebagian dari fungsi pada jalur produksi khususnya
pada jalur perakitan yang secara langsung mengancam golongan buruh dan teknisi.
Beberapa aplikasi robot pada jalur perakitan :
1. Pengelasan
pengelasan titik
dan pengelasan bentuk lain.
2. Pengecatan
pengecatan
semprot untuk badan mobil dan bagian mobil lainnya.
3. Perakitan
perakitan
komponen pesawat terbang dan bagian bagian lainnya.
4. Permesinan
penghalusan plat
logam, pembuatan sayap rudal.
5. Penanganan
material
penumpukan suku
cadang mobil dan penghantarannya.
6. Lain
– lain
Inspeksi produk, suku cadang dan ketahanan produk.
Robot generasi
pertama masih dianggap ‘buta’ dan belum dilengkapi dengan sensor yang canggih.
robot baru dapat ‘melihat’ bila objek yang akan dikerjakan/diteliti tepat
berada pada posisi sensor.
Kebutuhan robot akan sensor dikarenakan :
1. Tempat
kerja cenderung tidak baku, objek kerja dapat berubah baik dalam arah gerakan,
ukuran ataupun bentuknya.
2. Timbul
kerusakan atau gangguan pada jalur produksi
3. Unjuk
kerja (performance) perlu untuk terus menerus diatur berdasarkan kejadian yang
tdk terduga.
Untuk
meningkatkan kemampuannya, robot harus dilengkapi dengan sensor dari berbagai
jenis besaran :
4. Sensor
kekuatan (force sensor)
Untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan operasi
5. Arah
Untuk memperbaiki posisi dan arah gerakkan
6. Penglihatan
Untuk melaksanakan tugas-tugas yang memerlukan kemampuan menempatkan
diri,memantau lingkungan dan inspeksi.
Tiga bentuk dari fungsi sensor :
1. Internal
Untuk memantau posisinya sendiri
2. Remote
3. Kontak
(tekanan, tenaga)
berupa detektor
tekanan yang diletakkan pada alat penjepit
Beberapa hambatan penggunaan robot di lingkungan kerja :
1.Kehandalan.
2.Biaya
dan suku bunga yang tinggi.
Beberapa pengaruh robot dalam proses industri :
1. Peningkatan
produktivitas.
2. jam
kerja pabrik bertambah.
3. mudah
melakukan pergantian alat.
4.otomasi
skala kecil dapat diwujudkan.
Kestabilan & peningkatan kualitas produk
1. variasi
hasil produksi berkurang.
2. jam
kerja mendekati 24 jam/hari.
3. dikurangi
waktu pergantian pekerja.
4. Peningkatan
dalam manajemen produksi.
5. berkurangnya
masalah personalia sebagai akibat dari kurangnya tenaga kerja.
6. mengatasi
masalah kurangnya tenaga terampil.
7. Lingkungan kerja yang
manusiawi.
8. pekerja tidak usah
bekerja di daerah yang berbahaya.
9. tidak
bekerja secara monoton.
10.Penghematan
sumber daya.
11.penghematan
material dan suku cadang.
12.tidak
perlu pendingin,pemanas dan penerangan ruangan.
14.Kesehatan karyawan
(terutama yang bekerja di daerah berbahaya) meningkat.
15.Kecelakaan dapat
dikurangi sehingga keselamatan kerja dan penghematan biaya perawatan terus
membaik.
Beberapa istilah pokok aplikasi komputer di industri :
CAD (Computer
Aided Design)
berfungsi
sebagai meja gambar elektronik untuk para perancang dan juru gambar
aplikasinya
industri : penerbangan, mobil
Software : Adobe
Photoshop, CorelDraw
CAM (Computer
Aided Manufacturing)
termasuk pada
jenis alat untuk otomasi manufaktur yang digunakan pada lantai produksi
aplikasinya
industri : robot
Software :
AutoCAD
CAD/CAM belum
merupakan stretegi produksi yang terdefinisikan dengan baik, tapi lebih
merupakan sistem dan strategi yang dikembangkan untuk menangani berbagai aspek
dari proses perancangan dan manufaktur
Alat bantu
manajemen dan penyusunan strategi dalam industri yang terpenting adalah :
CIM (Computer Integrated
Manufacturing)
berfungsi
memadukan dan mengkoordinasikan perancangan, manufaktur dan manajemen berbasis
komputer
SIM (Sistem
Informasi Manajemen)
CAP (Computer
Aided Planning ) & CAPP (Computer Aided Process Planning)
berperan dalam
mengatur aliran pekerjaan secara efisien, termasuk menghasilkan aliran produksi
yang optimal
Robotika
Kata “Robot”
berasal dari bahasa Czech, robota, yg berarti pekerja. Mulai menjadi
populer ketika seorang penulis berbangsa Czech (Ceko), Karl Capek, membuat
pertunjukan dari lakon komedi yg ditulisnya pada 1921 yang berjudul RUR
(Rossum’s Universal Robot) Diperkenalkan Robot Jerman dalam film Metropolis
1926 èDipamerkan dalam New York World’s Fair 1939 Robot C3PO dalam film
Star Wars pertama tahun 1977.
Keunggulan dalam
teknologi robotik tak dapat dipungkiri telah lama dijadikan ikon kebanggaan
negara – negara maju. Kecanggihan teknologi yg dimiliki, gedung-gedung tinggi
yg mencakar langit, tingkat kesejahteraan rakyatnya yg tinggi, kota-kotanya yg
modern, belumlah lengkap tanpa popularitas kepiawaian dalam duna robotik
Robot Industri :
adalah Komponen utama dalam teknologi otomasi yang dapat berfungsi seperti
layaknya buruh/pekerja manusia dalam pabrik namun memiliki kemampuan bekerja
yang terus-menerus tanpa lelah.
1. Elemen dasar sistem otomasi
Terdapat tiga elemen dasar yang menjadi
syarat mutlak bagi sistem otomasi, yaitu power, program of instruction, kontrol
sistem yang kesemuanya untuk mendukung proses dari sistem otomasi tersebut.
a. Power
Power atau bisa dikatakan sumber energi
dari sistem otomasi berfungsi untuk menggerakan semua komponen dari sistem
otomasi. Sumber energi bisa menggunakan energi listrik, baterai, ataupun Accu,
semuanya tergantung dari tipe sistem otomasi itu sendiri.
b. Program of instruction
b. Program of instruction
Proses kerja dari sistem otomasi mutlak
memerlukan sistem kontrol baik menggunakan mekanis, elektronik ataupun
komputer. Untuk program instruksi / perintah pada sistem kontrol mekanis maupun
rangkaian elektronik tidak menggunakan bahasa pemrograman dalam arti
sesungguhnya, karena sifatnya yang analog. Untuk sistem kontrol yang
menggunakan komputer dan keluarganya (PLC maupun mikrokontroler) bahasa
pemrograman merupakan hal yang wajib ada.
Bahasa pemrograman seperti yang
dilukiskan dalam gambar berikut akan memberikan perintah pada manipulator
dengan perantara driver sebagai penguat. Perintah seperti “out”, “outport”
,”out32” sebenarnya hanya memberikan perintah untuk sekian millidetik berupa
arus pada manipulator yang kemudian akan diperkuat. Translasi/kompilasi bahasa
(seperti Pascal, C, Basic, Fortran), memberi fasilitas pada programer untuk
mengimplementasikan program aplikasi. Daerah ini merupakan antarmuka antara
pengguna dengan sistem. Translator atau kompiler untuk bahasa pemrograman
tertentu akan mengubah statemen-statemen dari pemrogram menjadi informasi yang
dapat dimengerti oleh komputer.
Instruksi komputer merupakan antarmuka
antara perumusan perangkat lunak program aplikasi dan perangkat keras komputer.
Komputer menggunakan instruksi tersebut untuk mendefinisikan urutan operasi
yang akan dieksekusi. Penyajian Data membentuk antarmuka antara program
aplikasi dan komputer. Daerah irisan dari ketiga lingkaran menyatakan sistem
operasi. Sistem operasi ini yang akan mengkoor-dinasi interaksi program,
mengatur kerja dari perangkat lunak dan perangkat keras yang bervariasi, serta
operasi dari unit masukan/keluaran.
Komputer merupakan salah satu produk teknologi tinggi yang dapat melakukan hampir semua pekerjaan diberbagai disiplin ilmu, tetapi komputer hanya akan merupakan barang mati tanpa adanya bahasa pemrograman untuk menggambarkan apa yang kita kerjakan, sistem bilangan untuk mendukung komputasi, dan matematika untuk menggambarkan prosedur komputasiyang kita kerjakan.
c. Sistem control
Sistem kontrol merupakan bagian penting
dalam sistem otomasi. Apabila suatu sistem otomasi dikatakan layaknya semua
organ tubuh manusia seutuhnya maka sistem kontrol merupakan bagian otak /
pikiran, yang mengatur dari keseluruhan gerak tubuh. Sistem kontrol dapat tersusun
dari komputer, rangkaian elektronik sederhana, peralatan mekanik. Hanya saja
penggunaan rangkaian elektronik, perlatan meknik mulai ditinggalkan dan lebih
mengedepankan sistem kontrol dengan penggunaan komputer dan keluarganya (PLC,
mikrokontroller)
Sistem kontrol sederhana dapat ditemukan dari berbagai macam peralatan yang kita jumpai, diantaranya
- Setiap toilet memiliki mekanisme kontrol untuk mengisi ulang tangki air dengan pengisian sesuai dengan kapasitas dari tangki tersebut. Mekanisme sistem kontrol tersebut menggunakan peralatan mekanis yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sistem otomasi.
- AC atau air conditioner merupakan sistem otomasi yang menggunakan sistem kontrol mikroelektronik atau yang sering disebut komputer sederhana.
- Robot assembly contoh sistem otomasi yang menggunakan klntrol sistem komputer atau keluarganya. Sistem control tersebut akan memberikan pengaturan pada gerakan-gerakan tertentu untuk menyusun suatu peralatan pada industri.
Sistem kontrol sederhana dapat ditemukan dari berbagai macam peralatan yang kita jumpai, diantaranya
- Setiap toilet memiliki mekanisme kontrol untuk mengisi ulang tangki air dengan pengisian sesuai dengan kapasitas dari tangki tersebut. Mekanisme sistem kontrol tersebut menggunakan peralatan mekanis yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sistem otomasi.
- AC atau air conditioner merupakan sistem otomasi yang menggunakan sistem kontrol mikroelektronik atau yang sering disebut komputer sederhana.
- Robot assembly contoh sistem otomasi yang menggunakan klntrol sistem komputer atau keluarganya. Sistem control tersebut akan memberikan pengaturan pada gerakan-gerakan tertentu untuk menyusun suatu peralatan pada industri.
Dalam Proses pembelajaran TOI ada banyak jenis listrik yang di berikan ,
anatara lain :
1. Pengamanan kerja Listrik
2. Tentang penginstalasian rangkaiann listrik di rumah dan gedung
3. Pembelajaran gambar teknik listrik.
4. Pengetahuan tentang penghitungan Ilmu Listrik. meliputi : Arus, Daya , tenaga dan lainnya
5. Kemagnitan
6. PLC
7. MikroProsessor
8. SCADA
9. Panel
10. Pneumatic dan Hiidrolic
pengertian Teknik Otomasi Industri tapi ini membahas masih dengan teori dasar dulu :
1. Pengamanan kerja Listrik
2. Tentang penginstalasian rangkaiann listrik di rumah dan gedung
3. Pembelajaran gambar teknik listrik.
4. Pengetahuan tentang penghitungan Ilmu Listrik. meliputi : Arus, Daya , tenaga dan lainnya
5. Kemagnitan
6. PLC
7. MikroProsessor
8. SCADA
9. Panel
10. Pneumatic dan Hiidrolic
pengertian Teknik Otomasi Industri tapi ini membahas masih dengan teori dasar dulu :
Teknik otomasi adalah penggunaan mesin, sistem
kontrol, dan teknologi informasi untuk optimisasi
produksi dan pengiriman barang dan jasa. Otomasi hanya dilakukan jika hasilnya
lebih cepat, lebih baik secara kuantitas dan/atau kualitas dibandingkan dengan
penggunaan tenaga kerja
manusia. Dalam dunia industri, otomasi merupakan lanjutan dari mekanisasi, di mana
mekanisasi masih membutuhkan operator manusia selama mesin beroperasi atau
membutuhkan bantuan tenaga otot manusia agar mampu bekerja. Otomasi mengurangi
peran manusia dalam hal tersebut.
Dalam sejarahnya, otomasi telah dicapai dalam perkembangan kehidupan manusia,
meski pada awalnya tidak disebut sebagai otomasi. Operator telepon yang
digantikan dengan mesin, berbagai peralatan kedokteran (elektrokardiogram dan
sebagainya) yang menggantikan peran tenaga medis, hingga mesin ATM. Istilah
"otomasi" digunakan pertama kali oleh General Motors pada tahun 1974
yang mendirikan departemen otomasi (automation department). Ketika itu,
teknologi otomasi yang mereka gunakan adalah komponen listrik, mekanik, hidrolik,
dan pneumatik.
Antara tahun 1957 hingga tahun 1964, mereka menghasilkan output dua kali lipat
ketika buruh sudah mulai dikurangi akibat dampak otomasi
Macam-macam Perhitungan Kelistrikan :
A (ampere)
Adalah satuan yang menyatakan kuat arus
listrik yang mengalir melalui penghantar selama satu detik. Semakin besar daya
yang dibutuhkan oleh elektronik, semakin besar pula kuat arus yang
dibutuhkannya. Elektronik membutuhkan kuat arus antara 500mA hingga 5A.
Ω (ohm)
Adalah besar hambatan yang terjadi pada
sebuah penghantar, alat listrik, maupun elektronik. Setiap elektronik memiliki
hambatan listrik. Semakin besar hambatan listrik (Ω), semakin besar pula arus
yang dibutuhkan (A) untuk menggerakkannya.
Sebuah kabel listrik normal memiliki
hambatan listrik yang cukup kecil, atau bisa dikatakan nol. Elektronik memiliki
hambatan listrik yang cukup besar, sekitar 1Ω hingga lebih dari 500Ω.
V (volt)
Adalah beda tegangan pada dua kutub
listrik (positif dan negatif). Dua buah ujung penghantar memiliki tegangan 1
volt jika mengalirkan arus sebesar 1 ampere menuju beban 1Ω.
Setiap sumber daya listrik memiliki
voltase yang berbeda. Baterai kering 1,5 volt dan 9 volt, accu 12 volt, dan
listrik rumah 220 volt.
VA (volt ampere) dan kVA (kilo volt
ampere)
Besar daya listrik adalah hasil kali
tegangan dengan arus listrik. Watt juga sering di sebut dengan volt ampere
(VA). Satu watt sama dengan 1 VA, sedangkan 1 kVA (kilo volt ampere) sama
dengan 1000 VA, sama dengan 1000 watt. VA berbeda dengan V ataupun A saja. VA
menyatakan satuan daya listrik, sedangkan V saja menyatakan jumlah tegangan listrik
dan A saja menyatakan kuat arus listrik.
W (watt), Wh (watt hour), dan kWh (kilo
watt hour)
Adalah besar daya yang dibutuhkan sebuah
elektronik untuk beroperasi. Dalam listrik rumah tinggal, total penggunaan daya
ini dibatasi, yaitu 220 W, 450 W, 900 W, 1300 W, dan lain sebagainya bergantung
pada jumlah yang diajukan pada PLN. Setiap elektronik membutuhkan daya untuk
beroperasi, bergantung pada fungsi dan penggunaannya, berkisar antara 15 hingga
500 watt.
Hz (hertz)
Adalah frekuensi arus listrik. Sebelum
memahami lebih jauh tentang Hz, dipelajari dulu tentang listrik DC dan AC.
Listrik DC
DC adalah singkatan dari Direct Current.
Listrik DC adalah listrik yang mengalir dari satu arah saja, yaitu dari kutub
positif (+) menuju ke kutub negatif (–). Sumber listrik DC antara lain baterai
dan accu.
Listrik AC
AC adalah singkatan dari Alternating
Current, atau arus listrik bolak-balik, mengalir dari sebuah kutub asal menuju
kutub lainnya, kemudian balik lagi dari kutub lainnya menuju ke kutub asalnya,
demikian seterusnya. Aliran listrik AC tidak memiliki kutub positif (+) maupun
negatif (–). Sumber listrik AC antara lain dinamo dan generator. Listrik PLN
memiliki basis aliran AC. Frekuensi (Hz) ialah banyaknya tahap listrik bolak-balik
yang terjadi selama 1 detik. Listrik AC dikatakan memiliki frekuensi 100 Hz
jika listrik AC tersebut bergerak bolak-balik pada kutub-kutubnya sebanyak 100
kali selama 1 detik. Frekuensi hanya dimiliki oleh listrik AC saja, listrik DC
tidak memiliki frekuensi. Jumlah frekuensi AC pada listrik PLN ialah 50 Hz
Sistem Otomasi Industri dapat diartikan
sebagai sistem dengan mekanisme kerja dikendalikan oleh peralatan elektronik
(electronic hardware) berdasarkan urutan-urutan perintah dalam bentuk program
perangkat lunak (electronic software) yang disimpan di dalam unit memori
kontroler elektronik. Dalam membangun sistem otomasi industri antara hardware,
software harus menjadi satu kesatuan dan merupakan sekuensial (urutan)
pekerjaan atau sering disebut dengan tahapan, yang meliputi pekerjaan tahap
pembangunan yaitu suatu industri dipersiapkan sejak awal yang meliputi
perencanaan, persiapan, perakitan, instalasi, pemrograman, inspeksi,
komisioning. Selanjutnya pekerjaan tahap operasional dimana sistem otomasi
industri sudah siap dioperasikan, sehingga perlu pemeliharaan dan jika terjadi
kerusakan perlu dilakukan perbaikan.
Oleh karena sistem otomasi industri
perkembangan berdasarkan tuntutan kebutuhan sangat tinggi maka sisem otomasi
harus senantiasa dikembangkan, sehingga diperlukan pekerjaan tahap pengembangan
meliputi perencanaan, persiapan, perakitan, instalasi, pemrograman, inspeksi,
komisioning.Otomasi: dapat didefmisikan sebagai teknologi yang berlandaskan
pada aplikasi sistem mekanik, elektronik dan komputer. Sering aplikasi otomasi
industri dibuat dalam bentuk robot industri, dan robot merupakan komponen utama
dalam teknologi otomasi berfungsi sebagai pelaksana pekerjaan yang biasanya
dikerjakan oleh buruh, pekerja manusia.
Oleh karena robot merupakan mesin yang
dibuat dalam pabrik maka ia memiliki kemampuan dan daya tahan bekerja secara
terus-menerus tanpa mengenal lelah. Penempatan robot dalam aplikasi otomasi
industri hingga saat ini selalu berkembang, dalam aplikasinya robot industri
dibuat mulai dari yang sederhana seperti belt konveyer, mesin pengisi minuman,
mesin las otomatis sampai aplikasi robot modern untuk pembuatan mobil, pesawat
terbang dan pusat tenaga nuklir. Dengan demikian robot dapat diciptakan untuk
menggantikan posisi-posisi pekerja baik dalam bagian produksi dengan program
keahlian rendah maupun sebagai pengganti teknisi profesional dengan program
keahlian lebih komplek.
Ditinjau dari aplikasinya otomasi dapat dibedakan berdasarkan obyek yang harus diselesaikan, yaitu:
1. Tipe tetap yaitu mesin otomatis dibuat khusus untuk menyelesaikan pekerjaan
produksi tertentu saja, dan tidak drancang untuk meyelesaikam produk lainnya.
Pada umumnya mesin otomasi jenis ini digunakan untuk produksi dalam jumlah
banyak dan dibutuhkan waktu produksi yang cepat akan tetapi sangat ekonomis
biaya produksinya dengan efisiensi yang cukup tinggi.
2. Tipe semi tetap: mesin dibuat untuk memproduksi atau menangani satu macam
produk atau tugas, namun dalam beberapa parameter (ukuran, bentuk dan bagian
produk) dapat diatur secara terbatas. Investasi awal termasuk cukup tinggi,
karena mesin masih bersifat khusus. Robot yang mandiri termasuk dalam kategori
ini.
3. Tipe fleksibel, mesin dibuat agar dapat digunakan untuk banyak ragam
produknya, sistem otomasi lebih bersifat menyeluruh, bagianbagian produk dapat
diproduksi pada waktu yang bersamaan. Yang termasuk dalam kategori ini misalnya
FMS (Flexible Automation System) dan CIM (Computer Integrated Manufacturing).
Robot adalah salah satu pendukung dalam kelompok otomasi ini.
KESIMPULAN :
Sistem otomasi tidak bisa lepas dengan
sistem pengaturan ataupun sistem pengendalian, dan dalam sistem pengaturan
tujuan utamanya adalah mengatur dan mengendalikan nilai output tertentu dari
sebuah peralatan sehingga mencapai nilai yang dikehendaki. Peralatan yang
dikendalikan disebut dengan Plan, peralatan yang mengatur atau mengendalikan
disebut dengan kontroler dan nilai yang ingin dicapai disebut dengan input atau
setting point. Besaran yang dikendalikan pada sistem pengaturan diantaranya
suhu (temperatur), kecepatan, arus dan tegangan listrik, tekanan .
Sumber :
https://alimudinharahap.wordpress.com/2012/09/22/pengertian-teknik-mesin/
http://mukhlissofyan.blogspot.co.id/2014/11/penerapan-teknologi-informasi-dalam.html
https://www.pustakanasional.com/teknik-industri/otomasi-sistem-produksi/
http://sinauotomasi.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-otomasi-industri.html
http://aghfiemanyun.blogspot.co.id/2014/01/materi-dasar-teknik-otomasi-industri.html


